Senyuman manis ini akan selalu muncul dalam diriku..
Entah saat ini aku sedang senang, sedih bahkan murung sekalipun..
Hanya senyum yang mampu mengobati rasa kecewa ku..
Wanita lain pun akan melakukan hal yang sama dengan apa yang aku lakukan..
Wanita hebat mampu menyimpan luka di balik senyumannya..
Hati wanita itu sangat lembut seperti sutra..
Namun ia juga memiliki keterbatasan yang mampu ia tahan..
Seberapa kuat ia menahan sakit..
Seberapa kuat ia menahan rasa kecewa..
Dan seberapa kuat ia menahan tangis..
"Lusi yang aku kenal orangnya tegar" itulah opini teman-temanku..
ya itulah wanita, terkadang ia tegar seperti batu karang..
Tapi batu karang pun lama-lama ia akan hancur karena terkikis oleh air hujan..
Sekuat-kuat aku menahan luka aku akan mengalami rasa terpuruk..
Wajar.. ya aku bilang ini wajar, karena manusia hidup pasti akan mengalami rasa kecewa..
Bagaimana cara kita menyikapi semua ini..
Tuhan selalu kasih penawar untuk setiap penyakit..
Semua cuma butuh waktu saja..
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun bahkan bisa bertahun-tahun semua tergantung dari kita menyikapinya..
Mau terus terpuruk atau mau bangkit melanjutkan hidup..
Terimakasih Tuhan, aku boleh merasakan nikmat ini..
Semoga Engkau tidak akan membiarkan aku berlarut dalam keterpurukan ku..
Semoga Engkau cepat membuka mata hati aku, dan logika ku kembali bekerja..
Semoga kamu bahagia di sana.. Bahagia dengan pilihan mu nanti..
Terimakasih juga telah memberikan ku kekuatan lewat semua ini..
Aku akan selalu tersenyum untuk mu..
Jakarta, 18 Desember 2015
2.31 PM
Lusia Meliana


















