Setahun yang lalu, 2014..
ya, baru setahun yang lalu aku mengenalnya.. Itu hanya sebatas panitia dan peserta.. Sebatas mengenal muka dan tau nama..
Tidak pernah kami mengobrol atau tatap muka langsung..
Tahun 2015 kami bertemu lagi, tapi ini bukan lagi panitia dan peserta, tapi kami sama - sama menjadi peserta..
Mulai Februari tahun ini kami cukup instens komunikasi.. Tapi hanya sebatas pembicaraan seputar pekerjaan, love dan hobi aja..
Kami menjadi ada jarak ketika si doi mulai tertarik dengan teman kami..
Ya maklum lah mungkin karena doi menjaga perasaan si target..
Waktu berlalu, lama kami lost contact ternyata mereka sudah tidak lagi bersama, karena sesuatu hal..
Kami mulai komunikasi lagi sampai akhirnya aku mengetahui bahwa salah satu kakaknya masuk ke Rumah Sakit.
Selama ini aku hanya mendengar dan aku hanya tau melalui status media sosial dia kalo kakak nya sering masuk Rumah Sakit. Tapi ntah kenapa rasanya aku pengen banget melihat kondisinya secara langsung..
Dengan niat yang tulus aku datang ke Rs. Carolus sekitar Bulan Oktober..
Yang tadinya sudah janjian sama doi tp doi datang malam karena tiba-tiba bosnya ngajak meeting..
Hahaha tanpa mengenal satu orang pun yang ada di kamar dalam Rumah Sakit itu aku memberanikan diri untuk menjenguk kakak nya yang sedang terbaring di tempat tidur itu..
Mas Boni ya, saat itu beliau tidak sadarkan diri..
Meski aku belum mengenal sama sekali dari keluarganya doi, tapi aku di sambut dengan hangat dengan keluarganya yang saat itu hanya ada Bapak, Mas Yayas dan Mba Cilta..
Aku lalu pulang dan mba cilta bilang, besok datang lagi ya..
Ya, besoknya aku datang lagi, kali ini ada doi dan ibu nya serta keluarga yang lain..
Aku di perkenalkan oleh keluarganya semua yang ada di sana.. Mulai dari anak yang pertama sampai yang terakhir..
Sungguh aku merasakan kehangatan dalam keluarga itu..
Aku mengikuti perkembangan kesehatan nya mas Boni, Mukjizat terakhir jenguk mas Boni, beliau sudah agak pulih kesadaraanya, bisa di ajak ngobrol, dan sudah bisa duduk..
Tapi Tuhan berkehendak lain.. Tuhan lebih sayang mas Boni.. Pada tanggal 12 November 2015 Beliau menghembuskan nafas terakhir.. Mas Boni udah sembuh dari sakitnya.. Sungguh luar biasa mas Boni orang yang baik.. Banyak yang datang untuk mendoakan dan melihatnya untuk terakhir kalinya..
Terimakasih Tuhan untuk boleh merasakan kehangatan dalam kebersamaan keluarganya..
Selamat jalan mas Bonifacius Christiawan.. Pintu Surga sudah menantimu..
Jakarta, 15 November 2015
12.26 PM
Lusia Meliana

Tidak ada komentar:
Posting Komentar