Jumat, 18 September 2015

PETIR SIANG BOLONG

Haduh seperti tersambar petir di siang bolong..
Badan panas dingin, lemes, pusing dan hilang konsentrasi..
Panik tidak ketulungan.. Dan hampir menangis..
"Takut Kehilangan" sepertinya ini kata-kata yang tepat untuk diungkapkan..

Hahahaha payah banget.. Hape bikin jantung saya mau copot saja..

Karena ke-erroran si hape hampir mau pingsan.. hahaha *lebay dikit gapapa kan*
hmm belum siap kalau harus kehilangannya saat ini..
Ntahlah meski sekarang merasa jauh banget karena kesibukannya..

Mencoba memahami, mencoba mengerti akan situasi saat ini..

Meski keadaan yang saya alami saat ini berbalik arah dengan situasi yang saya dambakan..
Keinginan hati, ya mungkin keegoisan hati bila tidak dapat menerima situasi seperti ini..
ya karena saya wanita yang mempunya hati yang ingin juga di perhatikan dan ingin diberikan support..

Egoiskah jika saya menginginkan itu??

Salahkah jika saya mengharapkan itu??
Hati selalu berontak ketika pikiran ini berkata "LEPASKAN"
apa yang harus dilepaskan?? diikat saja tidak... hahahahaha

Dia sedang terbang jauh,, dan jauh sekali..

Saya tidak tau kapan ia akan mengatupkan sayapnya kembali..
Atau ia tidak akan mengatupkan sayap pada ranting ini??
hmmm tarik nafas panjang.. lepaskan pelan-pelan..

Be Positive..

Tidak semua yang saya inginkan dapat terjadi..
Bersyukur karena dapat menikmati semua ini..
Terimakasih atas sayap hangatmu..


Jakarta, 18 Sept 2015

3.11 PM

-Lusia Meliana-

Rabu, 16 September 2015

...SELAPUT WAKTU....

Lakukan apa yang harus kamu lakukan..
Rasanya sudah cukup ya melakukannya..
Gak enak banget lho ngerasain kaya gini terus tanpa mendapat respon..
Ya mungkin saya pandai berkata-kata tapi dalam prakteknya nol besar..

Kamu benar, ya kamu yang pernah mengatakan hal ini sangat benar..
Tapi tidak dengan perumpamaan yang kamu berikan ke saya..
Saya dapat berkata seperti itu mungkin bisa jadi saya sedang menghibur diri saya sendiri
Karena saya tahu apa yang kamu rasakan saat ini, ya saya juga merasakan..

Tapi, saya tidak seperti Anda yang hanya mental tempe atau saya yang seperti batu kali yang terlalu keras dan selalu memaksakan kehendak..
Bingung.. Tidak ingin memikirkannya tapi ini selalu berputar dalam otak saya..
Apakah harus saya bersikap cuek?? tidak peduli lagi dengan semua yang terjadi ini??
Arghhh rasanya bukan diri saya yang seperti itu.. Bukan saya banget kalau harus tidak peduli dengan orang lain..

Semua butuh proses dan waktu.. Sampai kapan waktu itu akan berakhir.. Ya kita sendiri yang menjadi penentunya.. Mau segera atau senang untuk menunggu lama tanpa kepastian??
Saya tidak mampu menjawabnya.. Ada yang bilang let it flow tapi.. hmm selalu ada tapinya padahal udah sering dibilangin kalau udah ngomong itu jangan kebanyakan tapinya.. hhahahaha

Sampai bisa dibilang mereka sudah lelah mengikuti alur cerita ini.. Tapi kenapa mereka yang lelah ya? mereka hanya menjadi penonton dan saya si pemeran utamanya.. Kalau saya buat film bisa-bisa gak ada yang nonton.. wkwkwk gak laku filmnya..

Tak ingin menjadi beban dalam pikirannya.. Itu yang ada dalam benak saya saat ini..
Dia cuek.. kenapa saya tidak bisa cuek?
Dia tidak peduli atau sedang sibuk??
Ya sibuk, saya tahu dia sibuk tapi bukankah jika kita berarti dalam hidupnya.. Sesibuk apapun dia akan memberikan kabar ke kita??

Heloo Lusii you know lah.. KAMU ITU SIAPA????
oh ya saya Lusi si manusia keras kepala seperti yang dikatakan beberapa teman saya..
Tapi hati saya lembut.. Hati saya sangat peka.. dan sensitif seperti daun putri malu yang disentuh sedikit aja langsung mengatup..

hufftt Ayolah Lusi fokuslah sama apa yang menjadi impian mu..
Nanti kalau apa yang kamu impikan dapat tercapai, dia akan bangga sama kamu karena dia telah berhasil menjadi motivasi kamu..
Yess Success for me !!!

Kamis, 03 September 2015

HANYA SEJAUH DOA

Kilas balik mengingatkan ku akan Anugerah yang Tuhan berikan untuk hidupku melalui dia yang mampu menjadikan ku kuat seperti sekarang ini..
Hati wanita mana yang tega melihat orang yang disayanginya merasakan sakit..
Rasa khawatir yang mendalam, sedih karena harus jauh dan tidak dapat menemani di saat-saat seperti ini..

Sepotong kalimat "cepet sembuh sayang" "jangan lupa obatnya diminum" itu yang mampu ku ucapkan di sela-sela kesibukan ku.. 
Ya ingin sekali saat ini ku berada di sana, berada di sampingnya dan merawatnya dengan penuh kasih sayang.. Memberikan apa yang aku punya, perhatian yang dapat ku berikan secara nyata..
Namun saat ini semua hanya bisa ku berikan lewat DOA..

Doa yang tak pernah putus untuk dia yang mampu menjadikan ku kuat..
Semua hanya sejauh Doa..
Semoga kesehatan mu segera pulih agar kau bisa kembali mengisi hari-hariku dengan motivasi dan guyonan mu serta mewarnai hariku dengan penuh makna..

Salam kangen selalu untukmu,
Rajawali



yang merindukanmu,
Lusia Meliana