Tampaknya sang waktu sudah tidak lagi berpihak padaku.. Deburan angin berjalan berirama bersama ombak yang sendu semakin menjauh dari tepian daratan..
Hatimu tulus, hatimu tak mampu menahan setiap goresan pisau yang selalu menerpamu setiap waktu..
Percuma kau bertahan, kau hanya dapat bayang ilusi..
Saatnya kau harus bangkit, kau harus keluar dari lingkar kenyamanan mu itu..
Dia yang semakin hari kau cinta tampaknya begitu bodoh yang tidak pernah mengganggap mu ada..
Apa yang kau lakukan untuknya tidaklah cukup untuk membuktikan rasamu itu..
Kini kau layak bebas lepas..
Kau layak terbang tinggi untuk memperoleh kebahagiaan mu..
Kau tak pantas bersamanya yang tidak pernah dapat menghargai mu..
Kau orang baik, dan layak mendapat orang baik..
Setiap desiran angin yang menyapu rambutmu itu membuktikan
Kalau kau layak bahagia..
Berjuanglah untuk dia yang mampu memperjuangkan mu..
Bukan dia yang hanya mengganggap mu halte..
Lihat..
Masih ada mereka yang dapat menjadikan mu ratu di hatinya..
Sudah cukuplah kebodohan yang kau lakukan..
Jangan pernah kau lakukan kebodohan mu itu kembali..
Ingat.. KAU LAYAK BAHAGIA
jemputlah kebahagiaan mu itu..
Jakarta, 18 April 2017
LM
