Tahun 2007 kami bertemu dan saling berkenalan..
Awal mengenalnya itu biasa saja, nothing special..
Kami bertemu dalam kegiatan ketika wilayah kami bertugas menjadi panitia Paskah..
Kami satu panitia drama paskah.. Pada saat itu pun kami masih tetap biasa saja, berteman seperti yang lain..
Dan bisa dibilang waktu melihat dia itu gak ada yang special sedikit pun.. hahahaha
Waktu makin berlalu, setelah selesai pementasan drama, kami pun jadi aktif dalam satu organisasi lingkungan, justru dia yg menjadi motivator hingga berjalan kembali organisasi kami yang fakum..
Sebulan dua bulan sering bertemu, ntah apa yang terjadi dan siapa yg memulai.. Makin hari kami makin dekat, bukan pacaran tapi sikap kami menunjukkan kalo kami memang sedang dekat.. Hingga para orang tua satu lingkungan pun mengira kami pacaran..
Dia pria luar biasa yang aku kenal, dengan kesederhanaannya dia mau berbagi.. Humoris, jago musik dan selalu membawa ku lebih dekat dengan Tuhan.. Ketika berada di sampingnya, dia selalu menjaga layaknya menjaga seorang pacar..
Hehehe dan banyak ternyata cewek-cewek yang naksir dia.. Karena sudah dekatnya kami, sampai alm bapak pun percaya banget kalo aku udah sama dia pasti baik-baik saja..
Dia orang yang tau aku gimana, galak banget tapi dia bisa nepati posisi..
Aku salut sama dia, dia ga pernah PHPin perempuan. Karena ketika ada cewek yang suka sama dia tapi dia tidak suka, dia langsung bertindak dan jaga jarak..
Hmm.. yang namanya bukan jodoh ya..
Kini dia sudah menikah dengan wanita pilihannya..
Kami lost contact ketika dia mulai pindah kerja dan pindah rumah pada tahun 2010..
Aku sama sekali tidak sedih dia akhirnya menikah dengan wanita lain..
Karena aku senang sudah boleh mengenal sosok yang luar biasa..
Terimakasih sudah mengajarkan ku banyak hal..
Aku senang banget udah mengenalmu..
Satu hal tidak ada sedikit rasa sakit hatipun untuk mu.. Aku bangga atas mu..
Jakarta, 17 Desember 2015
1.37 pm
Lusia Meliana

Tidak ada komentar:
Posting Komentar