Satu kata yang terdengar simple, namun ternyata tidak semudah
seperti kita membalikan telapak tangan..
Butuh waktu yang cukup lama bahkan seumur hidup untuk belajar
ikhlas..
Ya, saat semua terasa indah, saat semua terasa sempurna tapi
ternyata semua itu hanya sementara.. Ketika kita merasakan kesempurnaan itu
namun harus merasakan kepedihan.. lantas apa yang dapat kita lakukan?
Kecewa? menangis? Bersedih? Marah?
Boleh, silahkan.. hal yang lumrah, namanya juga manusia..
Tapi apa kamu akan terus merasa dalam kekecewaan?
Sementara dia sedang tertawa bahagia di luar sana tanpa
sedikitpun memikirkan perasaan mu..
Namanya juga manusia yang kadang lupa akan kulitnya, lupa
berasal dari mana mereka.. lupa siapa yang dulu selalu ada di dekatnya.. lupa
siapa yang setia ada di samping dia saat susah.. Terus ketika dia bahagia kamu
dilupakan gitu aja? Hahahaha (ketawa aja deh mending daripada kamu nya gondok
sendiri) betul ga?
Ingat, Tuhan itu Maha Asik, maha Adil dan Maha mengetahui..
Apa yang tidak aku ketahui pun Tuhan tau, termasuk siapa
yang sebenarnya berhati baik atau hanya berpura pura baik..
Dan apapun yang terjadi pada diriku, baik ataupun buruk jika
Tuhan tidak mengizinkan itu terjadi pada diriku semua tidak akan terjadi..
Terimakasih Tuhan untuk hal yang boleh terjadi padaku saat
ini, mungkin saat ini aku masih tidak bisa terima, tapi lambat laun Engkau
pasti akan terus buka hati aku agar aku bisa PEKA terhadap janji Indah Mu..
Dan buat kamu yang sudah menolehkan luka dalam hati ini..
terimakasih banyak karena telah membuat cerita indah dalam kehidupan ku.. yang
mungkin tidak pernah dapat aku lupakan begitu saja..
Yakinlah bahwa aku pasti akan mendapat pengganti mu yang jauh
lebih baik.. yang dapat menghargai arti CINTA yang sesungguhnya..
Jakarta, 4 Juli 2017
5.30 PM

Tidak ada komentar:
Posting Komentar