Kamis, 16 Maret 2017

GEJOLAK HATI

Kini satu hati yang tak mampu tunjukkan jalan kemana kaki 'kan melangkah..
Seolah jalan di hadapannya itu tidak ada arah kanan ataupun kiri..
Ia mengikuti saja kemana arah jalan lurus itu.. Tak pernah tau kapan harus ke kanan dan ke kiri..

Sempat ku tanyakan hatiku "apa mau mu?"
kau sendiri pun tak mampu menjawab segala gelisah hatimu..
Hanya mengikuti kemana angin berhembus, kemana burung terbang dan kemana langkah kaki melangkah..

Keterbatasan yang ku miliki hanyalah keterbatasan yang sebesar biji sesawi..
Ia tak mampu memahami semua keadaan yang sedang terjadi..
Yang ku tahu kini, aku hanyalah aku sebutir peluru yang mampu KAU lepaskan kapan pun kau inginkan..

Ingin ku pergi jauh dati kehidupan ini..
Ingin ku berlalu dari semua keadaan yang menyimpang ini..
Namun semua seperti tertarik magnet yang hebat yang tak mampu ku lepaskan..
Semakin ku menarik diri semakin kencang tarikannya pada si punya besi itu,,

Berlari?
Bisa saja ku lari dari semua keadaan yang terjadi ini..
Tapi semua hanya dapat dilakukan pada ia yang tidak memiliki tanggung jawab..
Ia yang tidak mengerti akan arti komitmen yang sebenarnya..

Layang-layang pun dapat terbang tinggi tergantung pada siapa yang memainkannya..
Tidak hanya itu saja, ia pun di bantu dengan angin sehingga ia dapat terbang tinggi menari nari dengan lincahnya di langit tinggi..

Dan pada akhirnya gw gak tau gw nulis apa ini.. hahahahaha

Jakarta, 16 Maret 2017
L.M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar