Senin, 22 Agustus 2016

AKU

Aku hanyalah sebatang ranting kecil..
Aku dapat patah sewaktu - waktu jika aku terlalu lama kena panas dan hujan..

Aku hanya manusia biasa yang tidak luput dari salah dan khilaf..
Aku tidak seindah matahari saat terbit dan terbenam yang banyak di cari orang..

Aku mampu bersembunyi melalui senyum ku..
Aku mampu menutup segala risau ku melalui canda tawa ku..
Tapi aku hanyalah manusia biasa yang punya hati dan perasaan..

Aku punya rasa sakit..
Aku punya rasa kecewa..
Aku pun punya rasa sabar..
Aku tidak sekuat yang kau lihat..
Aku berusaha menutupi semua dari mu, dari kalian..
Aku berusaha tegar hanya untuk memenuhi tanggung jawab ku..
Tapi saat ini aku merasa benar-benar lelah dengan semua..
Kamu terlalu banyak membohongiku dengan segala ucap manis mu..

Aku diam.. Bukan berarti aku tidak tahu apa-apa..
Aku tahu semua apa yang sedang kamu sembunyikan dari aku..
Aku berusaha tidak tahu hanya untuk mempertahankan persahabatan kita..
Tapi tidak ada persahabatan bisa berdiri kokoh di atas dasar kebohongan..

Mencoba kuat.. Mencoba tetap tersenyum..
Itukan yang kamu lihat dari aku?
Itukan yang kamu mau dari aku?
Tapi tanpa sedikit pun kamu peduli dengan keadaan ku..

Pernahkah kamu berfikir apa dampak dari semua kebohongan mu?
Maaf? ya aku sudah maafkan..
Tapi tidak untuk kamu ulangi lagi dan lagi..

Aku sadar siapa aku..
Aku sadar siapa kamu..
Aku sadar siapa kita..
Kita hanya manusia biasa yang tidak tahu apa-apa
dengan apa yang terjadi di depan kita..

Namun bisakah kamu tidak berbohong hanya untuk menutupi semua?
Aku tidak menyalahkan kamu..
Aku hanya kecewa dengan sikap mu sekarang..
Dan aku pun tidak ingin melihat mu terbaring sakit hanya karena ini..
Aku ingin semua baik-baik saja seperti awal kita bertemu..

Aku hanyalah seorang Lusi yang kamu kenal dengan sosok yang galak..
Dan aku mengenal mu dengan sosok yang periang..
Sekali lagi Tidak ada persahabatan yang tumbuh yang di dasari dengan kebohongan..
Semoga kelak kamu paham dan mengerti apa maksud semua ini..


Jakarta, 22 Agustus 2016


Lusia. M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar