Rabu, 23 Maret 2016

Teguran Kecil dari Tuhan

Waktu akan terus berjalan..
Ia tidak akan dapat kembali ke belakang..
Dan ia tidak mampu menghentikannya dirinya sendiri..
Bergeraklah maju, lakukan hal baik yang dapat kamu lakukan..
Berikan apa yang dapat kamu berikan..

Terimakasih Tuhan untuk waktu yang masih melekat pada tubuh ku ini..
Maafkan jika ku banyak mengecewakan banyak orang..
Semua di luar kendali ku.. Semua di luar mau ku..
Tuhan, izinkan ku untuk menapaki kehidupan yang keras ini hingga sampai akhirnya KAU akan katakan kepada ku untuk "STOP"
Izinkan ku untuk buat Mama ku bahagia dan tersenyum, aku tak ingin mengecewakan beliau, wanita hebat ku.. Wanita luar biasa ku..

Terimakasih Tuhan untuk setiap orang yang hadir dalam hidupku.. Untuk kakak, saudara, teman, sahabat, pacar, bahkan musuh sekalipun.. Terimakasih karena kehadiran mereka membuat ku mampu berdiri hingga saat ini.. Maafkan ku jika ku telah menyakiti mu.. Tiada manusia yang sempurna, mungkin ketika saat itu terjadi diriku sedang khilaf.. Tuhan, aku hanya ingin menjadi orang baik dengan segala kekurangan yang aku miliki..

Hmm, jalan menuju tujuan itu sedang banyak kerikil-kerikil yang menghadang..
Aku percaya dan kau yakin bahwa ENGKAUlah yang akan menuntun ku hingga sampai ke tujuan ku..
Terimakasih Mama untuk Kasih Sayang yang luar biasa.. Yang tak mampu ku membalasnya..
Pokoknya terimakasih Tuhan untuk semua nikmat yang ku terima ini..

Jakarta, 23 Maret 2016
3.26 PM
Lusia Meliana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar